Ibu ku Kartini ku

Standard

“sebelumnya saya mengucapkan selamat hari kartini kepada semua wanita di seluruh indonesia”

tanggal 21 April paling identik dengan sesosok wanita pemberani yaitu R.A Kartini, beliau merupakan sosok wanita yang memperjuangkan hak-hak para wanita indonesia agar bisa sejajar dengan kaum pria.

sosok Kartini masa kini ialah Ibu ku, iya ibu ku . karena ibuku adalah seorang yang juga pemberani .dia berani memutuskan untuk melahirkan seorang laki-laki ganteng dan keren seperti saya ini . ibuku adalah seorang ibu rumah tangga profesional, tapi jangan remehkan pekerjaan ini, saya sangat kerepotan ketika ditinggal pergi ibu. semua kegiatan di rumah yang mengatur ibu semua.

tiba-tiba ingatanku kembali ke masa ketika saya masih duduk di bangku TK, ibuku seorang babysister, saat pertama kali duduk di bangku TK saya selalu ditungguin di depan ruang kelas hingga jam pulang tiba, terkadang ibu pun membawa adek saya juga , karena kalau ditinggal sering rewel ,begitu juga aku kalau ditinggal. oh iya saya itu anak ke 2 dari 3 bersaudara dengan jarak usia masing-masing 3 tahun dari saudara saya . jadi bisa dibayangin sendiri lah bagaimana repotnya mengurus ke 3 anak yang waktu itu masih labil dalam satu waktu,

ibuku seorang chef ,sampai dirumah ibu masih harus nyiapin makanan buat kami, dan semua masih disuapin ke 3 nya .saya mulai tidak disuapin itu kelas 5 SD karena malu sering diledekin temen, tapi kalau tidak ada teman sampai sekarang pun masih disuapin .hehe. masakan ibu itu enak semua , kecuali masakan yang ada sayurnya dan terlalu pedas, karena saya tidak suka sayur dan kalau makan pedas perut sering mencret mulas. paling suka makan cumi , semur daging , sama kikil . apalagi ada kerupuk udangnya. 

ibu ku seorang guru, biasanya habis shalat magrib setelah mengaji,televisi dimatikan dan ibu mereview pelajaran yang diberikan di sekolah dan mengajarin  PR kami , kami belajar sampai jam 9 malam ,kalau sudah jam 9 malam kami di wajibkan untuk tidur . namun semenjak saya kuliah di Teknik UNDIP ,biasanya jam 9 malam itu waktu mulai bikin tugas ,intinya sekarang sudah sangat berbeda sistem belajarnya. 

nah ibu juga merupakan dokter bagi kami semua, saat saya demam ibu yang mengompres saya hingga beliau ketiduran disamping saya,selalu melihat kondisi anaknya tiap jam bahkan tiao menit untuk memastikan tidak terjadi apa-apa. membelikan obat yang paling manjur bahkan membuatkan jamu tradisional. melihat raut muka wajah lelah seorang ibu merupakan suatu kesedihan terdalam bagi seorang anak tapi seorang ibu tak akan pernah meminta balasan karenanya. beliau gembira ketika melihat anaknya gembira juga , beliau juga merasa tersakiti jika anaknya tersakiti .

begitu banyak jasa seorang ibu ,tentu bukan hanya ibu ku saja ,pasti ibu di seluruh dunia juga begitu , ingin melihat anaknya sukses kelak, terimakasih ibu ,walau sekarang belum bisa memberi banyak kebahagiaan akan tetapi saya yakin kelak akan dapat membahagiakan ibu sepenuhnya.

keinginan ibu yang terbesar adalah ingin naik haji bersama bapak dan saat tua ingin kembali tinggal di tanah kelahiran mereka di Kebumen. ke 2 keinginan ibu inilah yang menjadi tujuan saya kelak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s